Pelaksanaan padat karya tunai pembangunan drainase kampung banjar dewa tahun anggaran 2018

Pelaksanaan padat karya tunai pembangunan drainase kampung banjar dewa tahun anggaran 2018.

Banjar Dewa(25/07/2018): Sesuai dengan keputusan bersama empat mentri, bahwa pelaksanaan pembangunan dengan dana desa harus dilaksanakan dengan konsep padat karya tunai. Yang tujuannya adalah untuk memberikan lapangan pekerjaan kepada masyarakat yang ada di kampung. Selain itu, padat karya tunai juga untuk mensejahterakan masyarakat kampung. Ketentuan dari pelaksanaan padat karya tunai yaitu terpenuhinya hari orang kerja sebesar 30%. Yang mana sistem pembayaran para pekerja dilaksanakan dengan sistem pembayaran pekereja secara harian.

Dengan diterimanya dana desa untuk tahap kedua, kampung banjar dewa akan melaksanakan ketentuan tersebut keputusan empat menteri tersebut. Tahun anggaran 2018 ini, kampung banjar dewa melaksanakan beberapa pos pembangunan salah satunya adalah pembangunan drainase. Pembangunan drainase dilaksanakan di rukun kampung ( RK ) 1, rukun tetangga ( RT ) 03 sepanjang 700 meter. Pengerjaan pembangunan drainase tersebut tidak menggunakan tenaga pekerja dari luar desa. Semua pekerja merupakan warga kampung banjar dewa yang sudah pengalaman dalam bidang pembangunan.

Pelaksanaan padat karya tunai pembangunan drainase kampung banjar dewa tahun anggaran 2018.

Menurut keterangan kepala kampung banjar dewa, Asri Susilowati ditemui di balai kampung mengatakan banjar dewa akan melaksanakan bidang pembangunan fisik sebanyak empat pos. Pos tersebut yaitu pembangunan drainase, gorong-gorong, lampung jalan dan tugu batas kampung. Setelah dana desa diterima, kami langsung melaksanakan kegiatan pembangunan yang sudah dianggarkan. Untuk bulan juli ini, melalui kaur perencanaan akan dibangun drainase dan tugu batas kampung. Untuk gorong-gorong dan lampu jalan akan dilaksanakan bulan agustus dengan alasan para pekerja dapat bekerja di bulan agustus, ungkap Asri.

Hal senada juga dikatakan oleh tim pelaksana kegiatan Komang Ladre, setelah dana diterima kami langsung membeli batu belah, pasir dan semen untuk pembagunan drainase. Setelah bahan material sudah siap kami mengerjakan penggalian pembangunan drainase tersebut. Kami fokuskan pembangunan untuk awal ini pada pembangunan drainase dan tugu batas kampung. Keputusan ini kami ambil setelah melaukan musyawarah dengan pihak pemerintah kampung. Alasan yang mendasar adalah pembangunan drainase dan tugu batas kampung membutuhkan waktu pelaksanaan yang lama. Untuk pembangunan gorong-gorong akan kami laksanakan awal agustus dan lampu jalan kami masih memesan untuk tiang lampunya, ungkap komang.

Pelaksanaan padat karya tunai pembangunan drainase kampung banjar dewa tahun anggaran 2018.

Harapan untuk pelaksanaan pembangunan tahap yang pertama atau pengerjaan 50% ini, penyelesaian pengerjaanya dapat diselesaikan sesuai dengan jadwalnya. Pengerjaan sesuai dengan rencana anggaran biaya dan kualitas bangunan yang baik.Dengan dilaksanakannya pembangunan drainase ini dapat mengurangi penyumbatan air diwaktu musim penghujan khusunya di RK 01 RT 03.

(ips/badewa)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan