Kebahagian di malam takbiran menyambut idul fitri umat muslim di banjar dewa

Pelaksanaan malam takbiran warga muslim di kampung banjar dewa.

Banjar Dewa(15/06/2018): Takbiran dilakukan setelah terbenamnya matahari di penghujung bulan Ramadan. Sehingga, malam hari raya juga ramai dengan takbir yang menggema di seluruh dunia. Takbir merupakan ritus yang bermakna simbolik sebagai ungkapan kenikmatan-kenikmatan yang ia berikan sekaligus sebagai ungkapan mengagungkan namaNya atas kemurahan-kemurahan-Nya. Melaksanakan takbiran merupakan suatu bentuk ungkapan syukur nikmat kepada Allah. Oleh karena itu, atas nikmat-nikmat itu umat muslim diperintahkan untuk bertakbir sebagai sarana berdzikir dan upaya lebih mendekatkan diri kepada Allah.

Takbiran diambil dari kata takbir yang artinya pengucapan Allahu Akbar yang berulang-ulang. Malam sebelum datangnya hari raya idul fitri, memang identik dengan takbiran. Pada malam takbiran ini, hendaknya semua umat muslim mengkumandangkan takbir sebagai tanda berakhirnya bulan ramadan. Takbir di sini sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah atas kemudahan yang berikan dalam menjalankan puasa. Selain itu, takbiran memiliki keutamaan sebagai pembebasan dari api neraka, ampunan, sekaligus harapan ibadah yang diterima di sisiNya.

Pelaksanaan malam takbiran warga muslim di kampung banjar dewa.

Setelah berbuka puasa, warga muslim kampung banjar dewa berkumpul di masjid dan mushola untuk melaksanakan takbir. Pelaksanaan takbiran sedikit mengalami keterlabatan, karena menunggu keputusan sidang isbat dari kementrian agama. Dengan rasa penuh harap dan cemas, warga dengan sabar menunggu hasil sidang isbat. Sidang isbat merupakan sidang tertinggi dalam kementrian agama untuk menentukan 1 ramadan dan 1 syawal. Dimana hasil keputusan sidang isbat ini nanti akan memutuskan jatuhnya 1 syawal tahun 2018. Setelah hasil sidang isbat diumumkan, barulah umat seluruh indonesia akan melaksanakan takbiran.

Hasil keputusan sidang isbat kementrian agama, memutuskan bahwa idul fitri 1439 H jatuh pada hari jumat tanggal 15/06/2018. Setelah adanya keputusan itu, warga muslim banjar dewa langsung menyambutnya dengan mengucapkan Allahu Akbar. Warga yang sudah berkumpul dengan penuh bahagia menabuh beduk secara bersamaan di halaman masjid dan mushola. Dari mushola masing-masing, warga melanjutkan takbiran secara berjalan bersama mengeliling kampung. setelah itu, Umat muslim berkumpul menjadi satu yaitu di masjid al hidayah kampung banjar dewa utuk melaksankan takbir bersama.

Pelaksanaan malam takbiran warga muslim di kampung banjar dewa.

Diharapkan dalam melaksanakan takbiran, tidak melakukan takbiran secara konvoi di jalan raya. Selain mengganggu kenyaman pengendara dalam arus mudik, juga untuk menghindari terjadinya kecelakaan. Sebaiknya dalam melaksanakan takbiran, dilkasanakan di halaman masjid dan sholat berjamaah. Melakukan sholat malam, membaca alquran dan koreksi diri sendiri. Meskipun dirasa kurang istimewa, akan tetapi untuk menghindari semua kemungkinan yang terjadi itu lebih baik. Dalam malam takbiran diharapkan, semua umat muslim dapat mengucap syukur yang sudah selama satu bulan melaksankan puasa.

(ips/badew)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan