Upacara potong gigi tradisi warga hindu bali di kampung banjar dewa

A

Upacara potong gigi salah satu tradisi umat hindu bali.

Banjar Dewa(25/05/2018): Dalam hindu mengenal lima upacara yang sering disebut dengan panca yadnya. Salah satu dari lima upacara itu adalah manusia yadnya. Dalam upacara manusia yadnya terdapat banyak jenis upacaranya, salah satunya adalah upacara potong gigi ( Mepandes ). Upacara mapandes disebut pula matatah adalah memotong atau meratakan empat gigi seri dan dua taring kiri dan kanan pada rahang atas. Pelaksanaan metatah secara simbolik dipahat 3 kali, diasah dan diratakan.

Berdasarkan pengertian dan makna upacara mepandes dapat dipahami bahwa upacara ini merupakan upacara yang sangat penting bagi kehidupan umat Hindu. Mepandes yaitu untuk mengentaskan segala jenis kekotoran dalam diri pribadi, melenyapkan sifat-sifat angkara murka, Sadripu dan sifat-sifat keraksasaan. Timbul pertanyaan, kapankah saat yang tepat untuk melaksanakan upacāra Mapandes? Pada hakikatnya jika ciri-ciri secara fisik sudah menginjak remaja dapat melaksanakan Upacara potong gigi. Pada wanita dapat dilakukan setelah mendapatkan menstruasi yang pertama. Pada pria dapat dilakukan setelah mengalami perubahan suara.

U

Upacara potong gigi salah satu tradisi umat hindu bali.

Sesungguhnya upacara potong gigi merupakan kewajiban dari orang tua kepada anak-anaknya. Karena maknanya adalah sudah sepantasnya orang tua memberikan petuah yang baik agar sifat-sifat jelek yang ada pada anak-anaknya bisa dikendalikan. Salah satu pantangan untuk mengikuti acara ini adalah wanita yang sedang hamil. Dan dalam kesempatan tertentu upacara potong gigi ini bisa dilaksanakan secara massal dalam satu keluarga besar.

landasan yang paling mendasar dalam upacara ini adalah ketulusan hati. Ketulusan ini patut pula diikuti oleh Keluarga, Tukang Banten, Pandita dan para tamu undangan agar upacara tersebut berhasil dengan baik. Untuk mengembangkan ketulusan hati utamanya yang melaksanakan upacara, keluarga hendaknya dapat mengendalikan diri untuk tidak menikmati makanan pada saat puncak upacāra berlangsung.

U

Upacara potong gigi salah satu tradisi umat hindu bali.

Hal penting yang dapat disimpulkan dan perlu diingat ialah tujuan dari upacara ini untuk meminimalkan sifat negatif dari orang yang bersangkutan. Akan tetapi tidak berarti bahwa setelah upacara ini dilakukan orang itu sifatnya akan menjadi sepenuhnya baik . Semua kembali kepada pribadi masing-masing setiap orang. Apakah mempunyai dasar dan keinginan yang kuat dalam merubah diri menjadi pribadi yang lebih baik.

(ips/Badew)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan