Rapat dengar pendapat pemerintah kampung dengan pihak perusahaan

A

Rapat dengar pendapat antara pemerintah kampung dengan perusahaan di balai kampung banjar dewa.

Banjar Dewa(jumat,18/05/2018): Rapat dengar pendapat antara pemerintah kampung dengan pihak perusahaan dilaksanakan pada hari rabu tanggal 17/05/2018. Rapat dilaksankan di balai kampung banjar dewa. Hadir dalam rapat tersebut kepala kampung, sekdes, ketua BPK beserta anggota, RK, RT dan pihak perusahaan. Rapat tersebut mengangendakan pembahasan tentang tindak lanjut pertemuan sebelumnya. Dimana dalam pertemuan sebelumnya telah disepakati bahwa pihak perusahaan akan membantu mendistribusikan ampas singkong (onggok) untuk warga. Akan tetapi dalam pelaksanaannya masih kurang dan perlu dikaji ulang kesepakatan yang sudah ada. Atas dasar itulah pihak pemerintah kampung memanggil pihak perusahaan untuk dapat menjelaskan alasannya.

A

Rapat dengar pendapat antara pemerintah kampung dengan perusahaan di balai kampung banjar dewa.

Menurut kepala kampung Asri Susilowati banyak warga yang mengeluh tentang bantuan pakan ternak dari perusahaan yang beberapa bulan ini sudah tidak ada. Biasanya pihak perusahaan mengirimkan satu rit onggok kesetiap rk yang ada di kampung banjar dewa. Tetapi dua bulan terakhir tidak ada lagi pengiriman onggok untuk pakan ternak warga dari perusahaan. Maka dalam pertemuan tersebut pihak pemerintah kampung ingin mendengar langsung alasan dari pihak perusahaan. Selain itu pihak pemerintah kampung juga mempertanyakan mengapa warga tidak diperbolehkan mencari rumput disekitar perusahaan. Tidak hanya itu pihak perusahaan juga membuat parit yang dalam perbatasan perusahaan dengan ladang milik warga ungkap Asri.

A

Rapat dengar pendapat antara pemerintah kampung dengan perusahaan di balai kampung banjar dewa.

Harapan dari pihak pemerintah kampung dan warga melalui pertemuan yang kedua ini dapat dihasilkan suatu keputusan tentang pendistribusian pakan ternak kepada warga. Karena ampas singkong ( onggok ) menjadi salah satu kebutuhan warga untuk pakan ternak mereka. Dengan bantuan pakan ternak yang diberikan perusahaan sangat membantu dalam penyediaan pakan ternak khususnya pada saat musim kemarau. selain ampas singkong warga pun meminta pihak perusahaan memberikan izin untuk mencari rumput disekitar limbah perusahaan. Karena rumput yang ada merupakan tanaman milik warga yang mereka tanam sebelum perusahaan berganti kepemilikan. Karena pada prinsipnya berdirinya perusahaan adalah untuk mensejahterkan masyarakat sekitarnya.


(ips/badew)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan