Rendahnya harga getah karet berdampak pada perekonomian warga

Fhoto getah karet yang siap dijual oleh petani.

Banjar Dewa(tuba 28/03/2018):Akhir-akhir ini banyak petani yang mengeluhkan gejolak perekonomian saat ini, karena nilai jual komoditas hasil pertanian yang sangat murah. Salah satu komoditas hasil pertanian yang mengalami dampak yang signifikan, yaitu komoditas hasil pertanian getah karet. pelemahan harga jual getah karet dirasakan oleh semua petani karet, hal senada juga dirasakan oleh petani karet di Kampung Banjar Dewa, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung yang kebanyakan bekerja sebagai petani karet.

Di Kampung Banjar Dewa, nilai jual getah karet untuk mingguan berkisar antara 7.200 – 7.500 perkilogramnya untuk kelas karet super. Untuk karet setengah bulanan berkisar 8.100 – 8.600 perkilogramnya untuk kelas super, sedangkan karet bulanan tidak beda jauh dari karet setengah bulanan yaitu berkisar 8.700 – 8.800 perkilogramnya untuk kelas super. Keadaan yang seperti ini dirasakan oleh petani karet Kampung Banjar Dewa sudah 1 setahun belakangan ini.

Fhoto getah karet yang akan dijual petani kepada pengempul/ agen.

Disamping murahnya harga jual getah karet, dibarengi dengan mahalnya harga beli untuk perawatan tanaman karet. Salah satu kebutuhan yang mengalami kenaikan harga yaitu pupuk, karena dengan mahalnya harga pupuk petani karet tidak dapat merawat tanaman karet dengan maksimal yang dapat mempengaruhi hasil dari petani. Karena tidak sesuai dengan hasil yang didapat dengan jumlah biaya yang dikeluarkan untuk perawatan tanaman karet tersebut.

Salah satu petani karet di Kampung Banjar Dewa Bapak Pur, mengatakan ” Bagaimana hasil getah kami banyak, harga getah karet murah sedangkan biaya perawatan besar dengan mahalnya harga pupuk. biasanya kami melakukan pemupukan 1 tahun 2 kali, sekarang boro-boro 1 tahun di pupuk”, Tandas Pak Sri Leni. ” Dulu hasil getah karet kami 1 Hektar bisa 3-4 Kuintal sekarang 2-2,5 Kuintal perbulannya, sangat jauh dari harapan kami “. Jika harga karet terus seperti ini, kami akan merubah lahan kami menjadi lahan pertanian singkong,Lanjut Pak Pur.

Fhoto Penjualan getah karet hasil penyadapan selama satu bulan oleh petani.

Dengan murahnya harga jual getah karet di Kampung Banjar Dewa, berdampak pada perekonomian warga Kampung Banjar Dewa yang mayoritas pekerjaannya sebagai petani karet. harapan dari petani karet di Kampung Banjar Dewa, semoga harga getah karet kembali normal seperti 2 tahun yang lalu berkisar 10.000 – 15.000 perkilogramnya. Agar perekonomian petani karet menjadi lebih baik pada khususnya dan perekonomian Kampung Banjar Dewa pada umumnya.

(**ips/badew**)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan