Persiapan dalam mengikuti festival ogoh-ogoh

Latihan terakhir dalam persiapan festival ogoh-ogoh(Dok:KBD/Fhoto Badew)

Banjar dewa(tuba 10/03/2015): Festival ogoh-ogoh adalah salah satu agenda rutin yang diselenggarakan oleh “peradah” hindu tulang bawang. festival ini, biasanya dilaksanakan pada saat menyambut tahun baru caka atau yang dikenal dengan hari raya nyepi. Dimana, festival tersebut akan silenggarakan di kampung banjar dewa.

Sebagai salah satu peserta, pemuda dan pemudi bali kampung banjar dewa mempersiapkan segala sesuatunya. Persiapan yang dilakukan yaitu pembuatan ogoh-ogoh, koreografi tari ogoh-ogoh dan seni tabuhnya. Tabuh bali atau disebut juga gamelan, biasanya dilakukan dengan cara berkelompok. Tabuh merupakan elemen yang penting didalam mengikuti lomba ogoh-ogoh, karena irama tabuh yang akan diikuti oleh penari ogoh-ogoh.

Kelompok tabuh melatih kekompakan gerak(Dok:KBD/Fhoto Badew)

Dalam menarikan ogoh-ogoh, harus dilakukan dengan serasi antara tabuh dan penarinya. Maka untuk mencapai itu semua, pemuda pemudi dan kelompok tabuh melakukan latihan dengan rutin setiap hari. Pertama kali yang dilakukan yaitu membuat irama tabuh yang baik agar pengusung ogoh-ogoh dapat menari dengan santai. Hal yang diperhatikan dalam irama tabuh adalah kekompakan dan kerapian dari semua elemen-elemen tabuh tersebut.

Hal-hal yang diperhatikan dalam menarikan ogoh-ogoh adalah kekompakan dan keserasian irama tabuh. Untuk melatih gerakan penari ogoh-ogoh, harus dilakukan latihan agar tercapai apa yang menjadi tujuan. Latihan yang dilakukan oleh pemuda pemudi dan kelompok tabuh, sudah berlangsung selama 15 hari. Dengan penuh semangat dan tujuan menjadi juara, maka latihan yang dilakukan tidak mengenal lelah dan hujan.

Latihan gerak ogoh-ogoh meskipun dibawah guyuran hujan(Dok:KBD/Fhoto Badew)

Dengan latihan yang sudah dilakukan, diharapkan kekompakan yang akan ditampilkan dalam perlombaan membuahkan hasil yang baik.

(**PB/Tuba)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan