Pemain sepak bola cilik yang berbakat dari kampung banjar dewa

Satria(Baju Biru) pemain bola cilik berbakat dari Kampung Banjar Dewa.(Dok: Pribadi/Fhoto Satria).

Banjar Dewa-Banjar Agung(Tuba,24/02/2018): Dalam sepak bola, bakat seseorang merupakan salah satu keturunan dari orang tuanya. Bakat seseorang dalam sepak bola, biasanya sudah terlihat sejak dari mereka kecil. Permainan sepak bola tidaklah begitu sulit, hanya dengan giat berlatih akan bisa menjadi pemain sepak bola yang profesional. Olah raga sepak bola, tidak mengenal usia dan daerah dimana kita berada. Olah Raga sepak bola merupakan olah raga yang merakyat, sehingga sepak bola dapat kita lihat dihampir semua daerah baik Kampung maupun kota.

Di Kampung Banjar Dewa, berdiri sebuah klub sepak bola yang diberi nama Perseba FC. Klub yang berdiri sejak tahun 1984 ini, dulunya anak klub dari kampung Banjar Agung. Setelah pemekaran kampung tahun 2009, nama klub berubah menjadi Banjar Dewa FC. Klub yang dulunya berjaya pada masanya itu, kini sudah redup seiring kurangnya perhatian dari pihak yang berkompenten di Kampung Banjar Dewa. jarangnya klub Banjar Dewa untuk berpartisipasi di kompentisi lokal, membuat para pemain tidak begitu semangat lagi.

Wayan Satria Arya Pratama, Anak berbakat dalam sepak bola dari kampung banjar dewa.(Dok:Pribadi/fhoto Satria)

Saat ini sedikit demi sedikit bekunya klub Banjar Dewa FC, mulai dibangkitkan lagi oleh pihak yang begitu perhatian terhadap kelangsungan klub. Dengan dibetuknya klub Banjar Dewa Junior FC, sedikit sudah menumbuhkan lagi kecintaan anak-anak terhadap sepak bola di Kampung Banjar Dewa. Salah satu anak yang berbakat dalam sepak bola dikampung Banjar Dewa, yaitu I Wayan Satria Arya Partama. Anak yang akrab dipanggil satria ini, masih berusia 10 tahun. Saat ini, satria masih tercatat sebagai siswa kelas 6 SD di Sekolah Lentera Harapan Banjar Dewa.

Satria merupakan anak pertama dari pasangan I Kadek Ardayane dan Ni Wayan Neliwati. Bakatnya dalam sepak bola sudah terlihat sejak kecil. Anak yang memiliki tinggi 150 Cm ini, berposisi sebagai penjaga gawang di klub Banjar Dewa FC. Pemain cilik yang mengidolakan Klub Barcelona dan Persib Bandung ini, berniat menjadi pemain profesional dikemudain hari. Satria ingin menjadi seperti pemain yang dia idolakan yaitu I Made Wirawan dari Persib dan David De Gea dari MU. Hobi Satria dalam sepak bola, mendapat dukungan penuh dari orang tuanya yang juga merupakan seorang pemain bola.

Kesederhanaan dalam keseharian Satria bersama Sang Ayah Kadek Ardeyana(Dok :Pribadi/fhoto Kadek)

Sperti yang dikatakan olah Kadek Ardeyane orang tua satria, Bahwa bakat Satria sudah terlihat sejak berusaia 5 tahun. Karena sering melihat pamannya Putu. S bermain bola dan sering ikut main bola dengan orang tuanya. Mungkin faktor keturunan keluarga pesepakbola, maka bakat pesepakbola menjadi bagian dari Satria. Satria sangat rajin berlatih bola, tidak hanya berlatih dengan klubnya Satria juga berlatih dengan klub sepakbola Kampung tetangga. ” Saya sangat mendukung apa yang menjadi cita-cita Satria, makanya selama ini saya mengantar Satria berlatih Sampai ke Indraloka”,Ungkap Kadek Ardeyane.

Prestasi yang sudah diukir oleh Satria yaitu membawa klubnya Banjar Dewa FC menjadi Juara ke 2 di kejuaraan Danone Nations Cup Sekabupaten Tulang Bawang. Tidak hanya itu saja, Satria juga membawa timnya menjadi juara ke 2 di kejuaraan DNC 2018 tingkat Provinsi Di Kabupaten Pringsewu. Di kejuaraan DNC 2018 tingkat Provinsi, Satria tergabung bersama Tim Indraloka Jaya 1 yang menjadi wakil Tulang Bawang dalam Kejuaraan tersebut. Prestasi yang diraih oleh Satria, tidak terlepas dari tangan dingan guru olah raganya yaitu Timotius. Dengan Bimbingan dan pembinaan dari Timotius, bakat yang dimiliki oleh Satria dapat dikembangkan menjadi lebih baik.

Keakraban Satria(duduk tengah) bersama teman-teman satu kelas dan ibu gurunya di Sekolahan(Dok:Pribadi/Fhoto Satria).

Harapan kedepan, semoga bakat dari anak-anak yng hobi akan sepak bola di Kampung Banjar Dewa dapat diakomodir. Cita-cita mereka harus kita dukung dan apresiasi, agar menjadi motivasi mereka dalam bermain sepak bola. Dengan adanya anak-anak berbakat dalam bidang olah raga khususnya sepak bola, akan bisa mengharumkan nama Kampung mereka nantiny.

(Putu Badew/Tuba).

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan