Rapat kerja ibu-ibu “PKK” dengan kakam dan sekdes kampung banjar dewa

Rapat kerja TP PKK dengan Pemerintah Kampung Banjar Dewa 09/02/2018.(Dok: KBD/Fhoto Ely)

Banjar Dewa-Banjar Agung(Tuba,19/02/2018) : Tim Pengerak PKK Desa/Kelurahan adalah lembaga kemasyarakatan sebagai mitra kerja pemerintah dan organisasi kemasyarakatan lainnya.Tim Penggerak PKK dan para Kadernya bukan sekedar organisasi wanita, namun sebaliknya organisasi ini memiliki kiprah yang luar biasa baik sebagai mitra, ujung tombak,pencetus gagasan dan inovasi. Fungsi PKK adalah sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak pada masing-masing jenjang pemerintahan untuk terlaksananya program PKK. Untuk ditingkat Desa, PKK mempunyai tugas membantu Pemerintah Desa, merupakan mitra dalam pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan keluarga. PKK mempunyai kewenangan untuk menggerakan dan memberadayakan masayakat. Tim PPK dapat mengerakan masyarakat dimulai dari Rumah, Desa, Kecamatan, Kabupaten dan Negara.

Dalam rangka meningkatkan kinerja TP PPK Kampung Banjar Dewa, maka pada hari Juma’at 09/02/2018 pengurus TP PKK mengadakan Rapat Kerja dengan Kepala Kampung dan Sekretaris Kampung Banjar Dewa. Bertempat di Balai Kampung rapat kerja tersebut dihadiri oleh semua pengurus TP PKK, Anggota Pokja, Kepala Kampung, sekdes dan Kaur Keuangan. Rapat kerja yang dilaksanakan adalah untuk membahas beberapa agenda, yang akan dijalankan oleh Tim Penggerak PKK. Rapat kerja tersebut, merupakan kegiatan yang harus dilaksanakan sebagai salah satu sarana evaluasi Program kerja PKK. selain itu, untuk penyampaian program kerja untuk menyamakan persepsi serta sinergi antara program kerja Pemerintah Kampung dan semua Pokja PKK.

Pemaparan tugas dan fungsi PKK oleh Ibu Made Maryani(Kiri) selaku Ketua TP PKK Kampung Banjar Dewa.(Dok:KBD/fhoto Ely)

Seperti pembangunan yang dilakukan di Kampung Banjar Dewa, tidak hanya di prioritaskan pada pembangunan fisik saja. Peembangunan dan peningkatan kapaisitas SDM kader posyandu dan ibu-ibu PKK melalui Dasa Wisma. Untuk mengingatkan jati diri, anggota PKK harus senantiasa ada ditengah masyarakat untuk mendukung kinerja dan program pemerintah Kampung. PKK harus menjadi pribadi yang memiliki kecakapan hidup, tanggap bencana, dengan berani melampaui batas maksimal. Kegiatan PKK ditingkat Desa, apa yang dilakukan hendaknya untuk diberikan kepada pemangku kebijakan ditingkat Desa. Semua program yang akan dilkasanaan, harus dapat langsung dirasakan oleh masyarakat Kampung sehingga apa yang menjadi tujuan dari PPK dapat tercapai.

Dalam sambutannya Kepala Kampung Banjar Dewa Asri Susilowati mengungkapkan pentingnya keharmonisan yang meliputi segala aspek, bahagia tak hanya bersama suami namun juga kepada anak-anak dan keluarga kita. Organisasi Ibu-Ibu PKK di Kampung Banjar Dewa bisa dikatakan cukup aktif, karena sering mengadakan kegiatan-kegiatan yang berdampak positif untuk masyarakat. Peningkatan kerja masing-masing pokja, harus lebih ditingkatkan untuk mengetahui permasalahan yang ada dilingkungan warga. Koordinasi dalam bekerja, bekerjasama dan benar-benar dalam melaksanakan tugas sesuai dengan pokjanya masing-masing. Majunya suatu Kampung, salah satunya adalah dengan adanya peran aktif dari TP PKK, Ungkap Asri.

Sambutan dari Asri Susilowati(Tengah Jilbab Putih) Kepala Kampung Banjar Dewa dalam Raker PKK(Dok:KBD/Fhoto Ely)

Hal senada juga diungkap oleh Made Maryani Ketua TP PKK Banjar Dewa, bahwa TP PKK Kampung Banjar Dewa sudah melakukakn beberapa kegiatan disetiap masing-masing Pokja. Kegiatan yang paling rutin dilkasanakan, adalah kegiatan dibidang kesehatan masyarakat yaitu Posyandu. Kegiatan Posyandu kami laksanakan bekerjasam dengan Puskesmas dan dilaksanakan setiap pertengahan bulan. Disamping itu, Made juga meminta kepada semua anggota PKK bekerja lebih baik lagi untuk mensejahterakan keluarga di Kampung Banjar Dewa. Semua kegiatan yang dilaksanakan harus dengan perencanaan yang baik, sehinga hasilnya akan baik pula. Made juga meminta, Kegiatan yang sudah dilakukan agar dapat dilaporkan secara administrasi, ungkap Made.

Rapat kerja yang dilaksanakan tersebut, tidak hanya membahas tentang peningkatan kerja PKK. Pada Rapat kerja tersebut, juga mebahas tentang teknis anggaran yang akan digunakan oleh TP PKK untuk setiap Pokjanya. Dimana anggaran yang akan dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung, semuanya digunakan untuk peningkatan kapasitas dan operasional kegiatan PKK. Setiap anggaran yang akan dikucurkan ke PKK, harus sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan. Penggunaan dana yang diterima, harus jelas dan ada bukti pelaporannya. Semua Pokja PKK, harus mempunyai program kerja yang jelas sehingga anggaran dapat terealisasi sesuai manfaat dan fungsinya.

Penjelasan Mekanisme dan Teknis anggaran PKK oleh Kaur Keuangan(Kanan) Dalam RAPBKam tahun anggaran 2018.(Dok: KBD/Fhoto Ely)

Pada rapat yang berlangsung selama 3 jam tersebut, menghasilkan beberapa kesepakatan yaitu:
1. Bahwa anggota PKK tidak boleh berada di dua bidang atau lebih
2. Semua anggota harus mempunyai program kerja sesuai dengan Pokja masing-masing.
3. Peningkatan dalam pendataan dan administrasi PKK
4. Semua kegiatan harus ada laporan kegiatan
5. Berkoordinasi dan bekerjasama dengan pemangku kebijakan di Kampung
6. Rapat kerja akan diadakan setiap 3 bulan
7. Peningkatan Kader PKK yaitu dengan pelatihan
Dari kesepakatan yang telah dihasilkan, semuanya mengacu ke peningkatan Kader dan organisasi PKK. Dengan kesepakatan tersebut, semua anggota diharapkan dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab agar tercapai hasil yang baik.

Setelah diadakannya rapat kerja ini, diharapkan PKK Kampung Banjar Dewa dapat menjalankan tugas sesuai dengan fungsinya. Diharapkan menjadi mitra pemerintah Kampung dalam memajukan Kampung, bekerja dengan cakap dan cepat. Meningkatkan peran aktif semua anggota, guna mensejahterakan keluarga yang ada di Kampung Banjar Dewa.

(Putu Badew/Tuba)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan