Penerapan sistem informasi desa di kecamatan banjar agung

Tampilan Aplikasi SiDeKa.

Banjar Dewa-Banjar Agung(Tuba,08/02/2018): Yang dimaksud dengan Sistem Informasi Desa adalah proses dan aplikasi yang: Berbasis komputer. Mengelola informasi kantor desa. Mendukung fungsi dan tugas kantor desa, termasuk administrasi kependudukan, perencanaan, pelaporan, pengelolaan aset, pengelolaan anggaran, layanan publik, dsbnya. Sistem Informasi Desa berisi tentang data desa, data pembangunan desa, kawasan desa, dan informasi lain yang berkaitan dengan pembangunan desa. Informasi berkaitan dengan pembangunan kawasan perdesaan juga wajib disediakan oleh pemerintah di tingkat Kabupaten/Kota. Informasi-informasi ini dibuka menjadi data atau informasi publik yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat.

Sistem Informasi, memiliki peranan penting dalam pengolahan data di setiap kampung. Pertama untuk penguatan pengawasan pembangunan desa, dengan adanya Sistem Informasi Desa yang terbuka bagi publik maka pengawasan pembangunan desa akan semakin jelas dan tepat sasaran.kedua Untuk penguatan pemetaan kondisi dan potensi desa, dengan adanya Sistem Informasi Desa kondisi dan sektor-sektor yang menjadi potensi unggulan desa dapat didokumentasikan dan dikedepankan dengan baik. ketiga Untuk penguatan kualitas pelayanan publik desa, dengan adanya Sistem Informasi Desa, data-data dan dokumen surat menyurat untuk pelayanan publik deasa akan lebih akurat dan cepat didapat, sehingga kualitas pelayanan publik desa meningkat.

Tampilan data kependudukan yang dapat diakses melalui situs web milik Kampung.

Yang menjadi dasar pengembangan informasi disetiap desa yaitu undang-undang no 6 tahun 2104 tentang desa. Dengan undang-undang desa, akan memperkuat kebutuhan sistem informasi di desa. Terlihat jelas pembagian peran dalam pengaturan sistem informasi oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pemerintah desa. Pengembangan sistem informasi desa wajib dikembangkan oleh pemerintah pusat dan daerah. Kewajiban pengolahannya diserahkan kepada pemerintah desa, dengan catatan desa berhak menentukan penggunaan sistem yang sesuai kebutuhan. Pemenuhan kebutuhan sistem informasi desa, pemerintah pusat dan daerah wajib menyiapkan infrastruktur pendukung dan peningkatan sumber daya manusianya (SDM).

Dalam upaya memenuhi kebutuhan sistem informasi desa, di Kecamatan Banjar Agung dikembangkan Aplikasi Sistem Informasi Desa dan Kependudukan Berbasis yang bernama SiDeKa. Pengembangan SiDeKa di Kecamatan Banjar Agung, saat ini masih berjalan dengan pendampingan dari Relawan TIK yaitu Dana Putra Yuda. Sistem pembelajaran sifatnya tidak seperti pelatihan pada umumnya, melainkan hanya dengan kumpul Bersama semua operator yang ada di kecamatan Banjar Agung. Dengan SiDeKa, informasi tentang Kampung dapat diakses melaui web site Kampung. Sehingga masyarakat dapat mendapatkan informasi yang dibutuhkan dengan cepat dan mudah.

Tampilan Web Desa, yang dijadikan tempat untuk memberikan informasi tentang Kampung

Dalam SiDeka berisikan fitur-fitur tentang potensi desa, kependudukan, keuangan, surat menyurat, pembangunan desa dan informasi tentang profil desa. Dengan antarmuka spreadsheet yang seragam, pemerintah desa dapat dengan cepat mengelola data kependudukan, data keuangan, dan data kemiskinannya. Penyaringan, pengurutan, dan pencarian data dapat dilakukan dengan beberapa klik saja. Dengan fitur surat-menyurat yang terintegrasi dengan data-data desa maupun supradesa. Pemerintah desa dapat melayani kebutuhan masyarakat desa dalam pembuatan surat keterangan dengan optimal. Surat yang dapat dengan mudah dibuat dengan Sideka antara lain, surat keterangan domisili, surat keterangan kepemilikan tanah, surat keterangan tidak mampu, dan sebagainya.

Data surat menyurat di SiDeKa yang memudahkan dalam pelayanan masyarakat.

Sideka dapat digunakan di pelosok desa yang tidak selalu mempunyai koneksi internet. Sideka akan tetap dapat digunakan di saat tidak ada koneksi internet, dan setiap perubahan akan disinkronisasi ke cloud ketika terkoneksi kembali ke internet. Sistem informasi desa dan kawasan (SiDeKa) yang dikembangkan oleh BP2DK ini, telah menjawab kebutuhan yang terkait dengan data kampung. Dengan SiDeKa Kampung mempunyai data dan informasi yang berkualitas, komprehensif, dan terintegrasi. Perencanaan pembangunan Kampung, diharapkan dapat bisa sinkron dengan seluruh pemangku kebijakan.

Kehadiran Aplikasi SiDeKa di Kecamatan Banjar Agung, diharapkan dapat meningkatkan Teknologi Informasi Kampung yang lebih maju dan terintrgrasi. Peninggkatan SDM untuk pengoperasian SiDeKa, dapat ditingkatkan agar dapat memberikan informasi yang bermutu. Dukungan dan semangat pengembangan SiDeKa diperlukan dari semua pihak dimulai dari tingkat Kepala Kampung, Kecamatan dan Pemda.

(Putu Badew/ Tuba)

1 Comment

Tinggalkan Balasan