Kegiatan MGR ( Minggu Gotong Royong ) Kampung Banjar Dewa

Kepala Kampung dan Warga di Kegiatan MGR Banjar Dewa(Dok;KBD/Fhoto Preti)

Banjar Dewa-Banjar Agung(Tuba, 14/01/2017) : Gotong royong adalah suatu istilah asli Indonesia yang berarti bekerja bersama-sama, untuk mencapai suatu hasil yang didambakan. Gotong royong ,merupakan salah satu ciri khas bangsa Indonesia sebagai bangsa yang kaya akan unsur budaya. Sikap gotong royong yang dilakukan didalamnya terkandung nilai moral yaitu adanya rasa ikhlas untuk berpartisipasi, kebersamaan dan saling membantu antar sesama. Gotong royong mengutamakan kepentingan bersama, yang akan berdampak untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat. Sifat gotong royong pada dasarnya memiliki tujuan yang sama, baik dipedesaan maupun diperkotaan. Gotong royong bisa juga dikatakan menjadi ajang silaturahmi bagi para warga, yang melakukan kegiatan gotong royong. Gotong royong juga membantu mengurangi adanya kesenjangan sosial antar warga, karena dalam gotong royong warga berbaur menjadi satu antara yang kaya maupun yang miskin.

Perwujudan dan partisipasi rakyat dalam masa reformasi, merupakan perwujudan pengabdian dan kesetiaan masyarakat terhadap negara. Sikap gotong royong sudah menjadi tradisi dan kepribadian bangsa Indonesia, yang harus benar-benar di jaga dan di pelihara. Tetapi hal tersebut tidak menjadi hal utama, yang bisa merubah kepribadian bangsa Indonesia. Indonesia memiliki Pancasila yang menjadi landasan hidup yang didalamya berisi nilai-nilai keagamaan, yang dapat dijadikan pondasi untuk memfilter kebudayaan baru yang akan masuk dengan adanya perubahan zaman. Meskipun demikian, dengan semakin derasnya arus globalisasi mau tidak mau kepribadian tersebut akan terpengaruh oleh kebudayaan asing yang lebih mementingkan individualisme. Maka untuk menjaga agar budaya kegotong royongan tidak hilang di masyarakat, kita harus menumbuhkan kembali budaya gotong royong di lingkungan masyarakat baik dipedesaan maupun diperkotaan.

Sesuai dengan surat edaran dari Bupati Tulang Bawang Nomor 362/140/VIII/TB/XII/2017, dalam rangka mengantisipasi cuaca ekstrim di Kabupaten Tulang Bawang. Maka pada hari minggu 14 Januari 2018 Kampung Banjar Dewa meneyelenggarakan kegiatan yang dinamakan MGR ( Minggu Gotong Royong ) Kampung Banjar Dewa. Kegiatan Gotong royong yang dilakukan oleh Kampung Banjar Dewa, sedikit bebrbeda dengan kegitan gotong royong yang dilakukkan oleh Kampung Lain yang ada di Kecamatan Banjar Agung. Dikampung lain kegiatan gotong royong dilaksanakan setiapa hari jum’at, sedangkan di Kampung Banjar Dewa kegiatan gotong royong dilaksanakan di Hari Minggu. Alasan kegiatan gotong royong dilaksanakan di hari minggu, karena banyak warga Kampung Banjar Dewa yang bekerja sebagai karyawan dan hanya mendapatkan libur di hari minggu.

Kegiatan MGR Banjar Dewa Serentak Tanggal 14/01/2018.(Dok:KBD/Fhoto Putu Badew)

Di hari pertama kegiatan MGR disambut baik oleh semua warga Kampung Banjar Dewa, para warga disetiap RK masing-masing melaksanakan MGR untuk menjaga kebersihan disekitar lingkungan setiap RK. Kegiatan MGR ini, di pantau langsung oleh Kepala Kampung Banjar Dewa Ibu Asri Susilowati dan Sekdes Bapak M. Barakah. Selain memantau jalannya MGR, Asri juga ikut serta dengan masyarakat untuk membersihkan rumput yang ada di parit dengan menggunakan cangkul. Dengan kehadiran Kepala Kampung ditengah-tengah warga yang sedang bergotong royong, menambah semangat warga dalam melaksanakan MGR Kampung Banjar Dewa minggu pagi tadi.

Seperti yang dikatakan oleh Asri, Gotong royong merupakan kewajiban semua warga termasuk Kepala Kampung, jadi harus bisa memberikan contoh kepada warga untuk sadar dalam menjaga kebersihan Kampung. Sebagai langkah awal kegiatan MGR, semua aparatur Kampung dari tingkat RT, RK dan Kaur/Kasi, harus bisa memberikan contoh kepada warga, agar lebih semangat dalam melaksanakan MGR. Kegiatn MGR tidak hanya sekali ini saja dilaksanakan, tetapi berkelanjutan dan berkesinambungan agar Kampung Banjar Dewa menjadi Kampung yang bersih dan sehat, jelas Asri kepada di kegiatan MGR Banjar Dewa.

Kepala Kampung Asri Susilowati ( Jilbab Putih ) , ikut membersihkan got dalam kegiatan MGR (Dok:KBD/fhoto Kd.Muli A)

Gotong royong harus tetap dimiliki, dilestarikan dan dipelihara oleh tiap warga Indonesia baik dipedesaan maupun dipekotaan. Gotong royong sebaiknya lebih sering dilaksanakan, untuk mempererat kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia. Selain itu , agar warga masyarakat memilki kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan disekitarnya.

(Putu.S/Badew)

1 Comment

Tinggalkan Balasan