Upacara Melaspas di Pura Dalem Desa Banjar Dewa- Tulang Bawang

Krame napak/ Berkumpul untuk Sembahyang. ( Dok. Putu. S )

Banjar Dewa, Tulang Bawang, 30 Juli 2017 : Melaspas adalah upacara pembersihan dan penyucian bangunan yang baru selesai dibangun atau baru ditempati lagi, seperti Bagunan Pura/ Merajan, Rumah, Kantor, Toko, dan lain sebagainya. Upacara melaspas dilaksanakan oleh umat Hindu di Bali, Indonesia. Kata melaspas berasal dari bahasa Bali yang terdiri atas dua kata yakni Mlas dan Pas. Mlas artinya pemisah dan pas artinya cocok. Dari kedua rangkaian kata tersebut, melaspas berarti pembuatan bangunan biasanya terbuat dari dua unsur, yakni kayu dan batu dan apabila disatukan akan berbentuk bangunan cocok dan sangat layak untuk ditempati dan ditinggali. Bagi umat Hindu, upacara ini wajib dilaksanakan dan sudah menjadi tradisi turun-temurun hingga saat ini. Upacara ini digelar agar orang yang akan tinggal di bangunan tersebut merasa aman dan tentram serta betah dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan (sakit, boros, marah, dan pertengkaran).(Sumber : Wikipedia )

Banguna Kori Pura Dalem Banjar Dewa setelah dilakukan Pembugaran ( Dok. Putu. S )

Setalah dilakukan Pembugaran Bangunan Pura Dalem Desa Pekraman Adat Banjar Dewa, maka selanjutnya akan dilaksanakan Upacara Melaspas Bagunan Pura Dalem Kampung Banjar Dewa, yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2017. Dalam Hindu pelaksanaan ini sering disebut sebagai Karye, dimana pelaksanaan Karye di Pura Dalem Kampung Banjar Dewa ini mengambil tingkat sampai pada Caru Rsi Gana yaitu hewan yang di dijadikan Caru yaitu teratas Anjing ( Asu ) Belang Bungkem sampai kebawah yang paling dasar yaitu ayam.

Upacara Melaspas ini dilaksanakan dengan dasar kesepakatan bersama Krame Adat Desa Pekraman Kampung Banjar Dewa yang berjumlah 225 KK, sedangkan biaya untuk melaksanakan Upacara Melaspas ini di dapat dari iuran ( Peturunan) Krame Adat dan hasil tabungan krame Adat setiap 6 bulannya. dari dimulainya pelaksanaan Upacara Melaspas ini Krame Adat dengan penuh semangat bahu membahu dalam mempersiapkan segala sesuatunya, baik krame laki-laki maupun krame perempuan.

Adapun Tahapan ( Dedudonan )secara garis besar dalam pelaksanaan Upacara Melaspas Pura Dalem Desa Pekraman Banjar Dewa, seperti yang di jelaskan oleh Kelian Adat Desa Pekraman Banjar Dewa I Made Suparte yaitu :

1. Matur Piuning

Merupakan tahapan yang paling pertama, dimana matur piuning ini sendiri merupakan Upacara persembahyangan bersama untuk memohon kepada Ida Sang Hyang Widhi Wase, agar Upacara Melaspas terlaksana dengan niat dan hati yang tulus dari semua Krame Adat.

Sebelum dilaksanakan Persembahyangan Bersama, Krame menunggu di Jeroan Pura Dalem Kampung Banjar Dewa dengan santai. ( Dok. Putu. S )

2. Nyangling Manik Galih

Merupakan Upacara Kepada Ida Sang Hyang Widhi, Bahwa Krame Adat meyatakan kesanggupan baik mental maupun materi untuk melaksanakan Upacara Melaspas di Pura Dalem Desa Pekraman Banjar Dewa. simbol utama dalam Nyamgling Manik Galih yaitu Beras sebagai simbol sampai selesai Upacara Melaspas tidak kekurangan pangan.

3. Nacep Taring

Merupakan kegiatan untuk membuat tarup, tetapi bukan tarup yang seperti kita lihat dalam resepsi seperti biasanya. tetapi tarup yang dibuat dengan bambu yang beratapkan dengan daun kelapa yang sudah di modif sedemikian rupa atau dalam bahasa bali sering disebut klabang. selanjut akan di uripkan agar semua bahan menjadi satu membentuk sebuah bagunan yang maknanya untuk memayungi agar tidak terjadi suatu dalam pelaksanaan Upacara Melaspas.

4. Mendak Tirta

Merupakan pelaksanaan kegiatan dalam nunas/ meminta Air suci yang nantinya digunakan untuk menyucikan bangunan Pura Dalem Desa Pekraman Banjar Dewa.

5. Mepade

Merupakan Upacara penyucian Semua hewan yang akan digunakan dalam Upacara melaspas Pura Dalem Desa Banjar Dewa.

6. Mecaru

Merupakan Upacara korban suci yang bertujuan untuk menjaga keharmonisan antara manusia dan alam, agar tidak terjadi sesuatu hal dalam pelaksanaan Upacara Melaspas Pura Dalem Desa Banjar Dewa yang disebabkan oleh Bhuta.

7. Puncak Karye / Upacar Melaspas.

Puncak Karye / Upacara Melaspas Pura Dalem Desa Banjar Dewa dilaksanakan pada saniscara Kajeng Kliwon Wuku Wayang. yang mana Upacara ini untuk menyucikan semua bangunan Pura Dalem Desa Banjar Dewa, yang nantinya dapat dipergunaka oleh Krame adat desa Banjar Dewa.

Upacara Melaspas ini dipuput oleh 2 orang Sulinngih yaitu : Ida Pandita Empu Dhuwur Dharma Yasa dan Ida Pandita Rsi Sindhu Aji, yang keduanya merupakan Sulinggih yang bergriya di Kampung Banjar Agung. setelah selesai dilaksanakan upacara Melaspas ini diharapkan krame adat Banjar Dewa dapat menjaga kesakralan dan spiritualnya dalam beragama.

1 Comment

Tinggalkan Balasan